LOMBA ASAH TERAMPIL KELOMPOK TANI SEBAGAI PEMERSATU PENYULUH

abdurrahman Sat, 28/12/2019 - 12:49pm

Lomba Asah Terampil (LAT) merupakan sebuah ajang adu keterampilan petani baik secara teori maupun praktek serta sebagai sebuah ajang pemersatu bagi petani dan penyuluh, LAT juga merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan secara berjenjang mulai di tingkat kecamatan yang dilaksanakan oleh Balai Penyuluhahn Pertanian (BPP), dimana para jawara tingkat kecamatan kini  diperlombakan di tingkat kabupaten yang dilaksanakan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah.

   Pelaksanaan LAT Tingkat Kabupaten Aceh Tengah yang dilaksanakan pada hari Kamis, 05 Desember 2019 diikuti oleh 15 Kelompok tani dari 15 BPP yang ada di Kabupaten Aceh Tengah, dimana yang terseleksi untuk memasuki babak final adalah perwakilan dari BPP Bintang (Poktan Seroja), BPP Kebayakan (Poktan Pucuk Lemi), BPP Jagong Jeget ( Poktan Usaha Tani 1), BPP Atu Lintang (Poktan Tunas Jaya) dan BPP Lut Tawar (Poktan Kala Merdu).

Dari usaha dan penjuangan masing-masing peserta lomba akhirnya sebagai Juara I diraih Oleh Poktan Pucuk Lemi  dari BPP Kebayakan, Juara II  Poktan Usaha Tani 1 dari   BPP Jagong Jeget    Dan kelompok tani  Tunas Jaya harus puas diposisi juara III   dari  BPP Atu lintang.    Kelompok tani  Kala Merdu   sebagai juara harapan I dari  BPP Lut Tawar  disusul  Juara Harapan I  kelompok tani Seroja   dari  BPP  kecamatan Bintang.

LAT tidak hanya sekedar ajang perlombaan yang menguji keterampilan dan pemahaman anggota kelompoktani tentang Pertanian (bidang perkebunan, Bidang Tanaman Pangan, Bidang Kelembagaan, BIdang Hortikultura, Bidang Peternakan) namun dalam kegiatan ini juga menampilkan kekompakan PPL dalam mendukung jagoan masing-masing, dan yang terpenting dalam kegiatan ini adalah terjaganya hubungan emosional antara para PPL dan Anggota Kelompoktani.

Gemuruhnya dukungan PPL dalam mendukung jagoannya masing-masing merupakan sebuah magnet yang tanpa disadari akan mengikat para penyuluh larut dalam kebersamaan, terlebih saat memasuki babak final, kebersamaan penyuluh akan semakin erat. Nilai tambah dari keakraban penyuluh tentunya akan sangat mempengaruhi kinerja penyuluh dalam membina kelompoktani, kedekatan emosional erat kaitannya dengan terjadinya komunikasi yang baik, komunikasi yang baik akan lebih mengefektifkan penyampaian program kerja yang akan dilaksanakan pada kelompoktani.

Bukan soalan siapa dan darimana peraih juara dalam LAT Tingkat Kabupaten, yang terpenting adalah kebersamaan yang tercipta, yang mampu merobohkan dinding-dinding ke’AKU”an yang terkadang merupakan musuh tersembunyi bagi penyuluh pertanian dalam mengadopsi perkembangan kepada kelompoktani binaan masing-masing, keakuan ini yang acap kali menjadi sebuah penghalang tak terlihat namun mampu merubah arah sebuah program menjadi keluar dari rel awal yang telah direncanakan dengan matang.

Ditahun-tahun mendatang, bahkan penyuluh memiliki harapan bahwasannya bukan hanya petani yang diuji keterampilan dan pemahamannya dalam bidang pertanian, namun penyuluh juga berharap bahkan telah mempersiapkan diri untuk ikut diuji keterampilan dan pengetahuan mereka dalam sebuah ajang Lomba Cerdas Tangkas Penyuluh yang kedepannya akan semakin memicu semangat para penyuluh dalam meningkatkan potensi diri.  Salam Penyuluhan)*

)* AYUSEARA PUTRI GAYOSIA, MP /Ka. BPP KEBAYAKAN