PEMDA ACEH TENGAH KERJA SAMA TANAMAN JERUK DENGAN PEMDA KOTA KOCI JEPANG

Kategori : Government Rabu, 18 September 2019

Dok.Pribadi

Takengon, 17 September 2019 Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah menyambut kehadiran tamu asal Jepang yang didampingi Dirjend tanaman hortikultura dari kementrian pertanian Republik Indonesia, dalam rangka tindak lanjut kerja sama pengembangan tanaman jeruk keprok Gayo.
Awal tahun 2019 Pemerintah daerah sudah mengirim petani jeruk untuk magang ke Negara Jepang salah satu diantara mereka adalah Fadli Auliansyah putra dari Sumeri Edi mantan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bintang. Namun sehubungan kunjungan pemerintah daerah kota Koci Jepang ke Kota dingin Takengon 17 -18 September 2019 terkait kepentingan kerja sama pengembangan tanaman jeruk keprok gayo anak magang Fadli Auliansyah turut hadir bersama rombongan disambut Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah di ruang kerjanya.


1. Presentasi Peserta Magang


Enam bulan pertama Fadli melakukan magang di salah satu sentra pengembangan tanaman jeruk kota Koci Jepang, kini di ruang Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah Fadli Auliansyah melakukan presentasi kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan di tempat magangnya.
Dari presentasi yang disajikan sudah tergambar tingkat kemajuan yang diperoleh, sehingga Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah JUANDA,SP memberi apresiasi dan merasa optimis program magang ini akan membuka selebar-lebarnya peluang pengembangan tanaman jeruk di kabupaten Aceh Tengah. Bukan saja teknik Budidaya yang harus bekerja sama dengan Negara Jepang , tetapi penanganan hasil dan pemasaran juga menjadi tujuan utama peroses pengembangan tanaman jeruk keprok Gayo ini.


2. Pertemuan dengan Pemerintah Daerah


Mereka serombongan dari unsur pemerintah daerah Kota Koci bersama beberapa pelaku usaha budidaya pengolahan produk tanaman jeruk Kota Koci Jepang didampingi Dirjend tanaman Hortikultura dan Biro kementrian pertanian Republikn Indonesia melakukan pertemuan dengan Bupati Aceh Tengah Drs.SHABELLA ABUBAKAR di ruang pendopo Bupati setelah makan malam.
Jeruk keprok Gayo ssalah satu komoditas pertanian khas dataran tinggi kabupaten Aceh Tengah yang sudah dibudidayakan oleh petani pelaku utama sejak zaman dahulu, namun peroses pemasarannya juga baru setingkat pasar domistik maka upaya system budidayanya juga belum secara khusus (monocultur).
Kini Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah sudah menjalin kerja sama pengembangan dengan Pemerintah daerah kota KOCI Jepang mulai teknik budidaya sampai pada manajemen pemasaran, maka kita berharap jeruk keprok Gayo akan mampu mengisi pasar internasional. Ini semua akan terealisasi apabila petani yang dikrim magang ini berhasil membawa teknologi baru ke daerahnya kota dingin Takengon. demikian harapan yang disampaikan bupati Aceh Tengah SHABELLA ABUBAKAR sembari mengucapkan terima kasih atas kunjungan yang dilakukan.
Melalui transliter bahasa jepang Bupati Aceh Tengah bersama instansi terkait Dinas Pertanian Provinsi Aceh dan Kabupaten Aceh Tengah di undang untuk berkunjung ke kota KOCI Jepang dalam rangka melihat dari dekat perkembangan teknologi pengelolaan tanaman jeruk yang besar kemungkinanm dapat dikembangkan di kabupaten Aceh Tengah. Termasuk penambahan petani jeruk yang ingin belajar bersama insetruktur pelaku usaha di kota KOCI.


3. Pertemuan bersama MPIG Tanaman Jeruk

  

Dok.Pribadi

Ketua Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis tanaman jeruk keprok Gayo WIKNYO memanfaatkan agenda pertemuan dengan pemerhati jeruk ini untuk diskusi bebas seputar komoditas tanaman jeruk yang dipandu kepala bidang tanaman Hortikultura kabupaten Aceh Tengah TAMRIN,Sp bersama tenaga teknis Ir.Darwin Efendi. 
WIKNYO sebagai pelaku utama yang bergeliat memperkenalkan komoditas unggulan tanaman jeruk keprok Gayo banyak memberi penjelasan tentang kearipan lokal yang menunjang teknik budidaya jeruk terutama keprok Gayo, mulai dari peroses persiapan benih, cara semai benih, penanaman dan pemeliharaan kepada tamu  yang hadir. Umpan balik untuk petani jeruk Aceh Tengah semua persoalan yang dihadapi kemungkinan bisa diteliti di tempat magangnya petani, namun menyangkut dengan hama penyakit tanaman jeruk itu hanya bisa dikonsultasikan kepada kementerian pertanian dan instansi terkait atau badan litbang penelitian  dalam negeri saja sehubungan dengan  aturan  karantina.
Sangat banyak hal yang didiskusikan dalam acara pertemuan anggota MPIG tanaman Jeruk keprok Gayo ini, sampai pada penghujung acaranya dilakukan peraktek teknik penanaman jeruk secara benar oleh salah seorang pakar pengembangan tanaman jeruk dari Jepang di kebun milik Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis tanaman jeruk keprok gayo Takengon.

4.Dukungan Dirjend Hortikultura Kementrian Pertanian 

Dok.Pribadi

Nasyita  dari Dirjend  Tanaman HortikulturaKkementerian Pertanian berharap agar kerja sama pengembangan komoditas tanaman hortikultura ini bukan saja tanamn jeruk akan tetapi kita kembangkan terus buah-buahan lainnya seperti Durian, jambu air dan  jambu biji  yang selama ini  peroses pemasarannya belum terakomodir. Kegiatan magang petani keluar daerah atau ke negara lain merupakan salah satu upaya menunjang perubahan sumberdaya pelaku utama untuk lebih lues dan terampil mengelola usaha taninya.  Dan kita  merasa puas atas terlaksananya kunjungan  ke kabupaten Aceh Tengah saat ini,  dari upaya mempasiltasi kebutuhan  tamu asal negeri Sakura ini dalam menggali kearipan lokal  dan  kelembagaan seperti MPIG komoditas tanaman jeruk keprok Gayo,  terlihat sangat serius semoga  terjalin terus  kerja sama dengan negara Republik Indonesia  khusunya  pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Tengah.   

Sekembalinya mereka ke Kota KOCI Jepang , mereka akan mengolah data dan pakta yang ditemukan selama berkunjung di Kabupaten Aceh Tengah untuk dijadikan bahan referensi percobaan dan penelitian untuk mendapatkan  teknologi tepat guna mudah diterapkan  dimasa mendatang, demikian salah satu misi yang kunjungan  tamu asal negeri matahari ini)*
)* Abdurrahman,Sp

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32