Gliat Petani Gayo Lues di Kampung Kopi Takengon

Kategori : Government Sabtu, 14 September 2019

Dok.Pribadi

       Sabtu 14 April 2019 Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bies Kabupaten Aceh Tengah Provinsi Aceh kembali menerima tamu istimewa 50 orang petani pelaku utama tanaman perkebunan dalam misi “study Banding” yang dipandu oleh instansi Dinas Pertanian Gayo Lues. Mereka mewakili dari beberapa kecamatan anatara lain Terangon, Teripe Jaya, Dabun Gelang, Pining , Belang Jerango dan Belang Kejeren. Turut serta dalam rombongan Study Banding kabupaten tetangga ini Sekretaris Dinas Pertanian, Kepala Bidang Penyuluhan, Kasie kelembagaan dan beberapa penyuluh pertanian senior.


1. Aktivitas di Kawasan Kampung Kopi

  

Dok.Pribadi

      Pemandu utama perjalanan study banding petani yang cinta kemajuan dan perkembangan teknologi sertra ilmu budidaya tanaman perkebunan dari Kabupaten Gayo Lues DARWINSYAH,SP Sekretaris Dinas Dinas Pertanian mengatakan, Kabupaten Aceh Tengah adalah satu-satunya Wilayah zona perkebunan kopi yang layak dijadikan objek kunjungan Study Banding bagi pelaku utama dan insan pertanian Gayo Lues. Konon Lagi Gayo Lues secara culture sosial budaya merupakan daerah arsiran perluasan dan pengembangan yang dirintis diperjuangkan oleh para pendahulu suku Gayo.
     Peserta Study Banding disambut hangat kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tengah Ir.SULWAN AMRI didampingi Kepala Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bies MULIYADI,SP di Aula pertemuan Balai. Sebagai respon manis atas sesuatu yang diharapkan tamu dari daerah Jiran ini SULWAN menunjuk penyuluh senior Muliyono, Abdurrahman, Muliadi dan Alimana sebagai nara sumber temu lapang sekaligus temu teknis yang dilakukan dalam hamparan kebun kopi produktif milik Balai Penyuluhan Pertanian Kecamatan Bies.
      Peserta disajikan urutan teknik budidaya tanaman kopi Arabika di dataran tinggi gayo mulai dari pengenalan varietas anjuran , pemilihan benih, persiapan tanam, penegendalian gulma ramah lingkungan, pemupukan, pemangkasan dan cara pemanenan yang tepat. Khusus teknis pemangkasan mereka melihat demonstrasi pengenalan cabang produksi , pemangkasan bentuk, Pemangkasan lepas panen, pemangkasan ringan dan pemangkasan rejuvinasi atau peremajaan .

        Kepala Bidang Penyuluhan Tim Pemandu peserta Study Banding petani kopi Gayo Lues IDAR,SP optimis dapat diterapkan oleh petani pelaku utama yang melihat langsung Gliat penyuluh Aceh Tengah menerapkan teknologi budidaya pertanian kopi yang beroreantasi kepada perkebunan ramah lingkungan.

2. Mengintip Pasca Panen dan Processing Kopi

   

Dok.Pribadi


     Melengkapi pengetahuan penanganan pasca panen pengolahan hasil komoditas kopi Arabika tim pemandu dan peserta dilanjutkan melihat langsung penggudangan , pensortiran, pelabelan siap untuk ekspor di salah satu koperasi eksportir H.Rasyid jalan Takengon Bireun. Sembari menikmati hidangan geratis secangkir kopi Internal Control System SAIFUL mengenalkan produk bubuk kopi berbagai cita rasa dan jenis olahan .
Rupanya bukan saja tehnik pengembangan kopi yang didapatkan peserta Study Banding hari ini, melainkan membeli dan memboyong berbagai jenis bubuk kopi kemasan sebagai oleh-oleh kembali ke Gayo Lues ungkap kepala Bidang Penyuluhan ibu I D A R ,SP dipenghujung acara dalam hotel Penemas kota dingin Takengon )*
)* Abdurrahman,Sp

 

 

Sosial

Sholat

Kota: Banda Aceh
Lat: 5.53
Lng: 95.32